Koleksi artikel Karir, Komputer, Pengembangan Pribadi, Rohani dll
Home · Terbaru · Populer · Web Links 4 Dec 2008
GSN recommended web :
Motivator - Haryanto Kandani

Search

Artikel Web Link

GSN recommended:
Soeki Berbagi Pengalaman Mendapat Uang dari Internet

Berlangganan artikel terbaru di GSN WOUW:

WOUW Online Support:
YM globalgsn
YM ID: globalgsn

Kategori
Excel Tips
Film Bioskop
Humor
Karir
Keluarga
Komputer & Internet
Pemasaran
Pengembangan Pribadi
Pernikahan
Relasi
Rohani
Virus & Antivirus
Webmaster
Lain-lain

BOOM ke puluhan situs. Hanya 30rb++ !!!

Pasang Iklan di GSN Wouw

Haryono Tours & Travel

Dynamis IT Superstore

Sumber Informasi




Feed Back
Nama:
Email:
Pertanyaan/ Masukan/ Request Artikel/ Comment:

. . . .
Kutub Utara Tanpa Es Mulai Tahun Ini
Senin, 23 Juni 2008 | 09:55 WIB


JAKARTA, MINGGU - Kenaikan suhu di kawasan Arktik, kutub utara, menyebabkan pencairan es yang semakin cepat dan meluas. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, wilayah kutub utara mungkin tanpa es pada musim panas tahun ini.

"Kami memprediksi tahun ini kawasan kutub utara mungkin bebas dari es untuk pertama kalinya," ujar David Barber, peneliti dari Universitas Manitoba, yang tengah melakukan ekspedisi dengan kapal pemecah es Kanada, CCGS Amundsen.

Pendapat Barber didukung pengamatan langsung dan citra satelit. Data menunjukkan, sebagian besar es di sana merupakan lapisan muda yang berusia kurang dari setahun. Lapisan tersebut terbentuk sepanjang musim dingin.

Es muda sangat rapuh dan berisiko mencair pada musim panas lebih tinggi dari es abadi yang terbentuk sejak bertahun-tahun. Kenaikan suhu juga berisiko mencairkan lapisan es yang lebih tebal meskipun ada peluang bertahan pada musim panas tahun ini.

Perkiraan ini lebih cepat daripada prediksi selama ini. Pada model iklim sebelumnya, kawasan es Arktik diprediksi baru bebas es untuk pertama kalinya pada tahun 2013-2030. Hal tersebut menunjukkan ancaman pemanasan global datang lebih cepat. "Kita kehilangan 65 persen lapisan es di belahan utara dalam setahun," ujar Barber. Rekor pencairan yang dirasakan tahun lalu, menurut para ilmuwan, disebabkan kombinasi arus hangat, angin kering, dan sinar matahari yang terik. Kombinasi yang merusak itu belum tentu terjadi tahun ini, namun dampaknya sudah mulai terlihat.

Kawasan yang mencair sebenarnya segera tertutup kembali lapisan es karena musim dingin yang juga ekstrem. Namun, lapisan es yang terbentuk terlalu tipis sehingga rentan pecah dan mencair.

Sumber: Kompas.com

Posted: 23 June 2008 14:02139 Reads - Print
Ratings
Please select your Rating:
No Ratings have been Posted.
Artikel Sebelumnya:
Gila! Main Sedot di Tengah Antrean...

Raja Juan: Spanyol Patahkan Kutukan Hoodoo

Spanyol Lulus Ujian Mental

Terima Kasih, Maria Kristin!

Lima ABG Memerkosa Sepanjang Malam

Artikel Lainnya:
Setelah menjadi kaya, belum tentu perlu mengubah gaya hidup...

Fujitsu LifeBook T5010 Review (dalam bahasa Indonesia)

Harapan Anda terhadap pasangan.. berlebihan??

Tidak Dipakai Lagi

Cara British Airways menghadapi rasialisme

Kisahnya Oprah Winfrey

Hati Seorang Ayah

(Free) Sample OLAY, benar2 gratis dan benar2 ada

(ads) Donaldstoys Mainan Anak

Windows XP Ditarik Dari Peredaran, Windows 7 Masih Belum Siap Luncur



It's free for YOU. Gratis untuk ANDA!