Koleksi artikel Karir, Komputer, Pengembangan Pribadi, Rohani dll
Home · Terbaru · Populer · Web Links 9 Jan 2009
GSN recommended web :
Motivator - Haryanto Kandani

Search

Artikel Web Link

GSN recommended:
Soeki Berbagi Pengalaman Mendapat Uang dari Internet



Berlangganan artikel terbaru di GSN WOUW:

WOUW Online Support:
YM globalgsn
YM ID: globalgsn

Kategori
Excel Tips
Film Bioskop
Humor
Karir
Keluarga
Komputer & Internet
Pemasaran
Pengembangan Pribadi
Pernikahan
Relasi
Rohani
Virus & Antivirus
Webmaster
Lain-lain

BOOM ke puluhan situs. Hanya 30rb++ !!!

Pasang Iklan di GSN Wouw

Haryono Tours & Travel

Dynamis IT Superstore

Sumber Informasi




Feed Back
Nama:
Email:
Pertanyaan/ Masukan/ Request Artikel/ Comment:

. . . .
Apa itu Rabu Abu?
Apa itu Rabu Abu?
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

APA ITU RABU ABU? Rabu Abu adalah permulaan
Masa Pra-Paskah, yaitu masa pertobatan,
pemeriksaan batin dan berpantang guna mempersiapkan
diri untuk Kebangkitan Kristus dan Penebusan dosa kita.

Mengapa pada Hari Rabu Abu kita menerima abu di
kening kita? Sejak lama, bahkan berabad-abad sebelum
Kristus, abu telah menjadi tanda tobat.
Misalnya, dalam Kitab Yunus dan Kitab Ester.
Ketika Raja Niniwe mendengar nubuat Yunus bahwa Niniwe
akan ditunggangbalikkan, maka turunlah ia dari
singgasananya, ditanggalkannya jubahnya,
diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.
(Yunus 3:6). Dan ketika Ester menerima kabar
dari Mordekhai, anak dari saudara ayahnya, bahwa ia
harus menghadap raja untuk menyelamatkan bangsanya,
Ester menaburi kepalanya dengan abu (Ester 4C:13).
Bapa Pius Parsch, dalam bukunya "The Church's Year of
Grace" menyatakan bahwa "Rabu Abu Pertama" terjadi di
Taman Eden setelah Adam dan Hawa berbuat dosa.
Tuhan mengingatkan mereka bahwa mereka berasal dari
debu tanah dan akan kembali menjadi debu.
Oleh karena itu, imam atau diakon membubuhkan abu pada
dahi kita sambil berkata: "Ingatlah, kita ini abu dan
akan kembali menjadi abu" atau "Bertobatlah dan
percayalah kepada Injil".

Abu yang digunakan pada Hari Rabu Abu berasal dari
daun-daun palma yang telah diberkati pada perayaan
Minggu Palma tahun sebelumnya yang telah dibakar.
Setelah Pembacaan Injil dan Homili abu diberkati.
Abu yang telah diberkati oleh gereja menjadi benda
sakramentali.

Dalam upacara kuno, orang-orang Kristen yang melakukan
dosa berat diwajibkan untuk menyatakan tobat mereka di
hadapan umum. Pada Hari Rabu Abu, Uskup memberkati
kain kabung yang harus mereka kenakan selama empat
puluh hari serta menaburi mereka dengan abu.
Kemudian sementara umat mendaraskan Tujuh
Mazmur Tobat, orang-orang yang berdosa berat itu
diusir dari gereja, sama seperti Adam yang diusir
dari Taman Eden karena ketidaktaatannya. Mereka tidak
diperkenankan masuk gereja sampai Hari Kamis Putih
setelah mereka memperoleh rekonsiliasi dengan
bertobat sungguh-sungguh selama empat puluh hari dan
menerima Sakramen Pengakuan Dosa. Sesudah itu
semua umat, baik umum maupun mereka yang baru saja
memperoleh rekonsiliasi, bersama-sama mengikuti Misa
untuk menerima abu.

Sekarang semua umat menerima abu pada Hari Rabu Abu.
Yaitu sebagai tanda untuk mengingatkan kita
untuk bertobat, tanda akan ketidakabadian dunia,
dan tanda bahwa satu-satunya Keselamatan ialah dari
Tuhan Allah kita.
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

sumber :
Catholic Online Lenten Pages;
www.catholic.org/lent/lent.html
& Ask A Franciscan; St. Anthony Messenger Magazine;
www.americancatholic.org

--------------------
HAPPY POWER Collection http://www.happypower-id.com/
Koleksi Semua Artikel Menarik: http://www.gsn-soeki.com/wouw/

Posted: 22 February 2008 10:50227 Reads - Print
Ratings
Please select your Rating:
No Ratings have been Posted.
Artikel Sebelumnya:
Ziarah Jumat Agung di Larantuka - Flores Timur

Wisata Rohani Kota Reinha, Flores Timur: "Samana Santa" & "Sesta Vera"

Hagiografi Orang Kudus: St. Seraphim dari Sarov

Mohon Bantuan Untuk Sekolah Minus di Keuskupan Surabaya

Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?

Artikel Lainnya:
Kaca Spion (Kickandy.com)

Menjadi Apapun Dirimu

Jamu Tetes dbes

Review tentang Fujitsu LifeBook E8420

Sneak Peak: Fujitsu Lifebook L1010

Anak Ayam & Rajawali

Fujitsu LifeBook T5010 Review (in English)

Setelah menjadi kaya, belum tentu perlu mengubah gaya hidup...

Fujitsu LifeBook T5010 Review (dalam bahasa Indonesia)

Harapan Anda terhadap pasangan.. berlebihan??


Banner di bawah ini di-rekomendasikan oleh Soeki :
info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah


Iklan-iklan di bawah ini titipan dari Sponsor. GSN SOEKI tidak bertanggung jawab dengan isi iklan di bawah ini:




It's free for YOU. Gratis untuk ANDA!