Koleksi artikel Karir, Komputer, Pengembangan Pribadi, Rohani dll
Home · Terbaru · Populer · Web Links 6 Jan 2009
GSN recommended web :
Motivator - Haryanto Kandani

Search

Artikel Web Link

GSN recommended:
Soeki Berbagi Pengalaman Mendapat Uang dari Internet



Berlangganan artikel terbaru di GSN WOUW:

WOUW Online Support:
YM globalgsn
YM ID: globalgsn

Kategori
Excel Tips
Film Bioskop
Humor
Karir
Keluarga
Komputer & Internet
Pemasaran
Pengembangan Pribadi
Pernikahan
Relasi
Rohani
Virus & Antivirus
Webmaster
Lain-lain

BOOM ke puluhan situs. Hanya 30rb++ !!!

Pasang Iklan di GSN Wouw

Haryono Tours & Travel

Dynamis IT Superstore

Sumber Informasi




Feed Back
Nama:
Email:
Pertanyaan/ Masukan/ Request Artikel/ Comment:

. . . .
Kasih yang Terbesar
Suatu pagi yang sunyi di Korea, di suatu desa
kecil, ada sebuah bangunan
kayu mungil yang atapnya ditutupi oleh seng-seng.
Itu adalah rumah yatim
piatu di mana banyak anak tinggal akibat orang tua
mereka meninggal dalam
perang.

Tiba-tiba, kesunyian pagi itu dipecahkan oleh bunyi
mortir yang jatuh di atas rumah yatim piatu itu.
Atapnya hancur oleh ledakan, dan kepingan-kepingan
seng mental ke seluruh ruangan sehingga membuat banyak
anak yatim piatu terluka. Ada seorang gadis kecil
yang terluka di bagian kaki oleh kepingan seng tersebut,
dan kakinya hampir putus. Ia terbaring di
atas puing-puing ketika ditemukan, P3K segera
dilakukan dan seseorang dikirim dengan segera ke rumah
sakit terdekat untuk meminta pertolongan.

Ketika para dokter dan perawat tiba, mereka mulai
memeriksa anak-anak yang terluka. Ketika dokter melihat
gadis kecil itu, ia menyadari bahwa pertolongan yang
paling dibutuhkan oleh gadis itu secepatnya adalah darah.
Ia segera melihat arsip yatim piatu untuk
mengetahui apakah ada orang yang memiliki golongan
darah yang sama. Perawat yang bisa berbicara bahasa Korea
mulai memanggil nama-nama anak yang memiliki
golongan darah yang sama dengan gadis kecil itu.

Kemudian beberapa menit kemudian, setelah
terkumpul anak-anak yang memiliki golongan darah yang sama,
dokter berbicara kepada grup itu dan perawat
menerjemahkan, "Apakah ada di antara kalian
yang bersedia memberikan darahnya utk gadis kecil ini?"
Anak-anak tersebut tampak ketakutan, tetapi
tidak ada yang berbicara. Sekali lagi dokter itu
memohon, "Tolong, apakah ada di antara kalian yang bersedia
memberikan darahnya untuk teman kalian, karena jika tidak,
ia akan meninggal!"

Akhirnya, ada seorang bocah laki-laki di belakang mengangkat
tangannya dan perawat membaringkannya di ranjang
untuk mempersiapkan proses transfusi darah.

Ketika perawat mengangkat lengan bocah untuk membersihkannya,
bocah itu mulai gelisah. "Tenang saja," kata perawat itu,

"Tidak akan sakit kok." Lalu dokter mulai memasukan jarum, ia mulai
menangis. "Apakah sakit?" tanya dokter itu. Tetapi bocah itu malah
menangis lebih kencang.

"Aku telah menyakiti bocah ini!" kata dokter itu dalam hati dan
mencoba untuk meringankan sakit bocah itu dengan
menenangkannya, tetapi tidak ada gunanya.

Setelah beberapa lama, proses transfusi telah selesai dan
dokter itu minta perawat untuk bertanya kepada bocah itu.
"Apakah sakit?"

Bocah itu menjawab, "Tidak, tidak sakit."

"Lalu kenapa kamu menangis?", tanya dokter itu.

"Karena aku sangat takut untuk meninggal" jawab bocah itu.
Dokter itu tercengang! "Kenapa kamu berpikir bahwa kamu
akan meninggal?"

Dengan air mata di pipinya, bocah itu menjawab, "Karena aku
kira untuk menyelamatkan gadis itu aku harus menyerahkan seluruh
darahku!"

Dokter itu tidak bisa berkata apa-apa, kemudian ia bertanya,
"Tetapi jika kamu berpikir bahwa kamu akan meninggal, kenapa
kamu bersedia untuk memberikan darahmu?"

Sambil menangis ia berkata, "Karena ia adalah temanku, dan
aku mengasihinya!"

http://www.gsn-soeki.com/wouw/?koleksi-artikel-utk-semua

Posted: 15 September 2006 13:211386 Reads - Print
Ratings
Please select your Rating:
No Ratings have been Posted.
Artikel Sebelumnya:
Segelas Susu

Jika Esok Takkan Pernah Datang

Bisakah Mengenang Kebaikan Orang-orang Dalam Hidup Kita

POINT OF VIEW

Putus Cinta, Putus Harapan?

Artikel Lainnya:
Menjadi Apapun Dirimu

Jamu Tetes dbes

Review tentang Fujitsu LifeBook E8420

Sneak Peak: Fujitsu Lifebook L1010

Anak Ayam & Rajawali

Fujitsu LifeBook T5010 Review (in English)

Setelah menjadi kaya, belum tentu perlu mengubah gaya hidup...

Fujitsu LifeBook T5010 Review (dalam bahasa Indonesia)

Harapan Anda terhadap pasangan.. berlebihan??

Tidak Dipakai Lagi


Banner di bawah ini di-rekomendasikan oleh Soeki :
info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah


Iklan-iklan di bawah ini titipan dari Sponsor. GSN SOEKI tidak bertanggung jawab dengan isi iklan di bawah ini:




It's free for YOU. Gratis untuk ANDA!