Koleksi artikel Karir, Komputer, Pengembangan Pribadi, Rohani dll
Home · Terbaru · Populer · Web Links 6 Jan 2009
GSN recommended web :
Motivator - Haryanto Kandani

Search

Artikel Web Link

GSN recommended:
Soeki Berbagi Pengalaman Mendapat Uang dari Internet



Berlangganan artikel terbaru di GSN WOUW:

WOUW Online Support:
YM globalgsn
YM ID: globalgsn

Kategori
Excel Tips
Film Bioskop
Humor
Karir
Keluarga
Komputer & Internet
Pemasaran
Pengembangan Pribadi
Pernikahan
Relasi
Rohani
Virus & Antivirus
Webmaster
Lain-lain

BOOM ke puluhan situs. Hanya 30rb++ !!!

Pasang Iklan di GSN Wouw

Haryono Tours & Travel

Dynamis IT Superstore

Sumber Informasi




Feed Back
Nama:
Email:
Pertanyaan/ Masukan/ Request Artikel/ Comment:

. . . .
Tak Mau Mengalah (Chinnese Wisdom)v
Seorang anak lelaki disuruh ayahnya pergi ke kota untuk membeli
tepung roti. Anak lelaki itu segera berangkat berjalan kaki. Jarak
antara desa tempat tinggalnya dan kota cukup jauh juga. Di
perjalanan ia harus melewati sebuah jembatan kecil.

Kini ia tiba di ujung jembatan kecil itu. Di seberang jalan ia melihat
seorang anak lelaki lain yang berjalan ke arahnya. Mereka berdua
sama-sama berjalan di jalur yang sama. Hingga tepat di tengah-tengah
jembatan itu mereka saling berhadap-hadapan. Keduanya berhenti dan
berpandangan. Anak lelaki itu berpikir, "Wah, kurang ajar sekali
anak ini. Dia tidak mau mengalah dan memberikan jalan padaku."

Di saat yang sama, anak lelaki lain itu berpikiran hal yang sama,
"Seharusnya dia yang mengalah dan memberikan jalan padaku."

Lama keduanya saling berdiri di tengah jembatan tanpa ada satu pun yang
mau mengalah dan memberikan jalan. Keduanya sama-sama berpikir bahwa "Aku
harus berteguh hati dan kuat pendirian." Keduanya saling berpandangan tanpa
ada satupun yang berbicara atau bergerak.

Siang pun tiba. Di rumah, ayah dari anak lelaki yang hendak pergi ke
kota itu mulai cemas memikirkan mengapa anaknya belum juga kembali. Sang ayah
lalu bergegas menyusul anaknya ke kota. Hingga akhirnya ia sampai di
jembatan dan melihat ke dua anak lelaki itu saling berdiam dan
berhadap-hadapan. Sang ayah berteriak pada anak lelakinya, "Wahai
anakku, mengapa engkau berdiri di situ?"

Anak lelakinya menjawab, "Anak lelaki ini menghalangi jalanku. Ia sama
sekali tidak mau mengalah. Bagaimana aku bisa berjalan jika ia menutup
jalanku?"

Sang ayah mulai kesal. Ia lalu berkata pada anaknya, "Sudahlah anakku,
sebaiknya kau minggir dan segera pergi ke kota untuk membeli tepung.
Biar ayahmu ini yang berdiri di sini menggantikanmu dan tidak memberikan
jalan pada anak lelaki yang tidak tahu diri ini!"

Teguh hati memang boleh. Sesekali mengalah demi tercapainya
tujuan bukanlah hal yang tercela. Tetapi bukan berarti lalu kita harus
menjadi tembok bagi tercapainya tujuan orang lain bukan?

Have a positive day!

Posted: 10 August 2006 18:071207 Reads - Print
Ratings
Please select your Rating:
No Ratings have been Posted.
Artikel Sebelumnya:
MENJADI APAPUN DIRIMU

Kumis Yang Bau

Langkah-Langkah Untuk Tidak Berputus Asa dan Hidup Penuh Gairah

Gaya Rambut Model Sekarang?

Multilevel Kebaikan

Artikel Lainnya:
Menjadi Apapun Dirimu

Jamu Tetes dbes

Review tentang Fujitsu LifeBook E8420

Sneak Peak: Fujitsu Lifebook L1010

Anak Ayam & Rajawali

Fujitsu LifeBook T5010 Review (in English)

Setelah menjadi kaya, belum tentu perlu mengubah gaya hidup...

Fujitsu LifeBook T5010 Review (dalam bahasa Indonesia)

Harapan Anda terhadap pasangan.. berlebihan??

Tidak Dipakai Lagi


Banner di bawah ini di-rekomendasikan oleh Soeki :
info lowongan kerja terbaru - kerja di rumah


Iklan-iklan di bawah ini titipan dari Sponsor. GSN SOEKI tidak bertanggung jawab dengan isi iklan di bawah ini:




It's free for YOU. Gratis untuk ANDA!